Latest News

Belajar Mencintai Nabi Muhammad SAW


Nabi Muhammad SAW adalah sosok panutan dan uswatun khasanah bagi umat islam. Dan kita sebagai umat islam wajib untuk mencintai beliau dengan sepenuh hati. Karena beliau pernah bersabda :
Diriwayatkan dari Anas, dari Nabi Muhammad SAW, bahwa beliau bersabda:
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
“Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kalian sehingga aku lebih dicintainya daripada orangtuanya, anaknya dan segenap umat manusia.” (HR. Bukhari I/14 no.15, dan Muslim I/167 no.44)
Peringatan Maulid Nabi sebagai salah satu pengingat kita untuk semakin menumbuhkan cinta kepada beliau, dengan mengingat dan merayakan hari lahirnya beliau sebagai wujud cinta dan penghormatan beliau. Selain itu, kita bisa menumbuhkan rasa cinta kita dengan cara  bersolawat kepada beliau, mendoakan beliau. 
Kecintaan kita kepada beliau sekarang ini sangatlah tipis, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Kita lebih menyenangi dunia, kita lebih menyukai dan mencintai hal lain. Bahkan celakanya kita lebih menyukai artis artis dan menjadikan mereka panutan, naudzubillah. Kita lebih menyukai wanita wanita cantik yang berseliweran, bahkan rela melakukan apapun untuk mereka, padahal mereka bukanlah siapa siapa, mereka bukanlah orang yang peduli kepada kita, bukanlah orang yang bisa menyelamatkan kita.
Nabi Muhammad adalah sosok yang patut kita cintai, karena beliau membawa cahaya bagi kita, membawa agama Islam yang indah, dan nanti dihari akhir beliau akan menyelamatkan kita dengan syafaat beliau. Nabi Muhammad adalah sosok yang paling peduli kepada kita, bahkan hingga beliau meninggal beliau masih memikirkan umatnya.

Marilah kita meningkatkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, dengan mengamalkan dan mencontoh akhlaq beliau, dengan memperbanyak bersholawat kepada beliau dan semoga kita nanti dibangkitkan bersama beliau di hari Akhir nanti.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ « وَمَا أَعْدَدْتَ لِلسَّاعَةِ ». قَالَ حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ قَالَ « فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ ».
 قَالَ أَنَسٌ فَمَا فَرِحْنَا بَعْدَ الإِسْلاَمِ فَرَحًا أَشَدَّ مِنْ قَوْلِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- « فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ ». قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِأَعْمَالِهِمْ.
Dari Anas bin Malik t, ia berkata: “seseorang datang menemui Rasulullah r dan berkata: “Wahai Rasulullah, kapan akan terjadi hari kiamat?” beliau bersabda: “Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?” ia menjawab: “kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya.” Lali beliau bersabda: “sesungguhnya engkau akan bersama-sama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Muslim IV/2032 no.2639, dan Ahmad III/192 no.13016).

UKMI-JNI (Merajut Ukhuwah Menuju Satu Jama'ah) Designed by Templateism.com Copyright © UKMI-JNI (Merajut Ukhuwah Menuju Satu Jama'ah). All rights reserved.

Diberdayakan oleh Blogger.